Jejenews.co.id, Malang - PJ.Walikota Malang Wahyu Hidayat hadir perdana pada rapat paripurna,pasca dilantik beberapa waktu lalu.Adapun agenda rapat yakni Penyampaian Pandangan Umum Fraksi atas Rancangan KUA PPAS APBD Tahun 2024,yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Malang,Senin,09 September 2023.
Keenam fraksi yang hadir menyoroti beberapa hal antara lain yaitu berkaitan dengan layanan PDAM Kota Malang, pengelolaan sampah, kenaikan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan tunjangan kinerja (Tukin).
Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika menyampaikan,Rapat paripurna kali ini terasa amat spesial,karena pasca pelantikan Pj.Walikota Malang.Pihaknya menunda Bamus selama dua hari,tujuannya agar Pj.Walikota Malang Wahyu Hidayat bisa mempelajari kebijakan anggaran murni 2024.
"Dengan hadirnya Pj.Walikota Malang membuat fraksi-fraksi bersemangat memberikan masukan-masukan.Salah satunya sangat menonjol dari PDI Perjuangan tentang keluhan masyarakat yakni persoalan waris. Selama ini, nilai dibawah Rp 300 juta dikenai pajak. Sekarang kita naikkan dibawah Rp 400 juta, baru dikenai pajak,"tuturnya.
Selain itu terkait Tukin (Tunjangan Kinerja),Politikus PDI Perjuangan ini berupaya mengurangi KKN.Pihaknya selalu meminta agar perusahaan - perusahaan wajib membayar pegawainya sesuai UMR.
" Dikota Malang sendiri masih banyak perusahaan yang tidak membayar pegawainya sesuai UMR.Gajinya masih berkutat di bawah UMR yakni sekitar 2,9 juta sedangkan UMR kita 3,2 juta.Oleh karena itu minimal harus disamakan UMR,agar Pemkot Malang bisa memberi contoh kepada perusahaan- perusahaan lain,supaya bisa membayar gaji pegawai sesuai UMR,"tandas,Made.
Dalam rapat yang berlangsung juga disoroti terkait pengelolaan PDAM dan Sampah.Pihaknya memberi waktu selama satu Minggu kepada Pj.Walikota Malang dan TPAD untuk memberi jawaban.
"Bahkan kita akan melihat serta memberi waktu seminggu agar PJ walikota dan TAPD bisa berikan jawaban yang komperehenship terkait dengan pandangan fraksi yang disampaikan dalam rapat tadi,"tegasnya.
Dikesempatan yang sama Pj.Walikota Malang Wahyu Hidayat akan mengkaji secara bersama -sama dengan OPD nya terkait pembahasan yang telah disampaikan.
" Kita masih penyampaian pandangan umum.Untuk jawaban, kita terlebih dahulu akan komunikasikan dengan rekan-rekan OPD.Waktu sampai pekan depan,nanti secara umum kita sampaikan,"tandasnya.
Terkait kenaikan gaji ASN,Wahyu Hidayat menyebutkan sebuah keuntungan bagi ASN.Pihaknya sangat mengapresiasi dan akan mengakui punya perhitungan terkait pengganggarannya.
"Kenaikan gaji ASN itu kan juga keuntungan bagi ASN itu sendiri, ya kita apresiasi. Kita punya itung-itungan terkait dengan anggarannya,"pungkasnya.
(Don/Red/Jejenews)

Komentar