Jejenews.co.id Malang - Penyesuaian tarif Bahan Bakar Minyak (BBM) yang di terbitkan oleh Pemerintah beberapa waktu kemarin, hal ini menyebabkan masyarakat terkena dampaknya terutama warga Kota Malang.
Di sini menjadi pemikiran bersama para pimpinan daerah khususnya Polresta Malang Kota, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto langsung sigap turun ke masyarakat dengan membagikan ratusan paket sembako.
Sebelumnya beliau menyasar mendatangi para disabilitas dan lansia di beberapa warga terutama warga Kecamatan Lowokwaru, dan saat ini beliau mengunjungi para pemulung yang berada di TPA Supit Urang.
"Kami bersama dengan jajaran Polsek Sukun dan UPT Pengolahan Sampah TPA Supit Urang, ingin berbagi kepada saudara-saudara kita. Ada 100 paket sembako yang kami berikan kepada para pemulung yang ada di TPA Supit Urang," tandas BuHer (Jumat,16/9/2022).
Pria yang akrab disapa BuHer ini menjelaskan, selain membagikan bantuan paket sembako, pihaknya juga akan mendaftarkan para pemulung di TPA Supit Urang tersebut ke BPJS Ketenagakerjaan.
"Mereka akan kami daftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan. Dan kami sudah mengimbau ke mereka, agar segera mengumpulkan data-data yang dibutuhkan untuk proses pendaftaran tersebut," jelasnya.
BuHer berharap, bantuan paket sembako tersebut dapat bermanfaat dan membantu meringankan beban masyarakat.
"Selain itu kami terus mengecek, agar penerima paket bantuan sembako ini tepat sasaran. Dan dalam kegiatan ini, kami juga libatkan komunitas dan pengusaha untuk saling membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak penyesuaian harga BBM," terangnya.
Sementara itu, salah satu pemulung di TPA Supit Urang, Diroso (61) mengaku senang mendapat bantuan paket sembako dari Polresta Malang Kota.
Dengan adanya bantuan sembako tersebut, setidaknya dapat meringankan beban ekonomi. Apalagi hingga saat ini, ia belum menerima sama sekali BLT BBM.
"Tentunya, bantuan sembako ini sangat membantu sekali dan sangat diharapkan. Karena dengan adanya bantuan ini, dapat meringankan beban ekononi kami," tandasnya.
(Andre/Red/Jejenews)

Komentar
